Jakarta, 6 Mei 2026 – T.CARE resmi memperkuat perannya dalam upaya pelestarian lingkungan ibu kota melalui keterlibatan aktif dalam proyek percontohan “Co-Creation Living Lab Kuliner Hijau Cawang”. Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta di Balaikota, T.CARE menghadiri undangan sebagai mitra strategis untuk merumuskan solusi berkelanjutan bagi sektor UMKM kuliner di bantaran Sungai Ciliwung.
Langkah kolaboratif ini dilatarbelakangi oleh data inventarisasi yang menunjukkan adanya 7.888 sumber pencemar di sepanjang aliran sungai. GM T.CARE Foundation, Nawir Sikki, dalam keterangannya mengapresiasi rencana skema kebijakan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang tengah dipersiapkan pemerintah untuk merevisi regulasi tahun 2017.

“Kami mendukung penguatan regulasi pengurangan sampah yang lebih masif dan progresif. Namun, T.CARE mendorong agar regulasi tersebut dibarengi dengan skema insentif dan apresiasi nyata bagi pelaku usaha yang melakukan inovasi lingkungan, tidak sebatas seremonial tahunan. Selain itu, kebijakan ekonomi hijau dari kementerian terkait harus mampu menjangkau garda terdepan hingga terinternalisasi pada komunitas pelaku usaha kecil dan menengah,” ujar Nawir.
Lebih lanjut, Nawir mengusulkan penguatan strategi pada komunitas kuliner Cawang dengan menambahkan komponen Tata Kelola dan Keberlanjutan di samping pilar Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan agar setiap capaian dapat terukur secara presisi.

“T.CARE siap menjadi bagian dari kolaborasi ini melalui expertise kami dalam mendesain serta mengimplementasikan pengelolaan sampah organik, anorganik, hingga tata kelola minyak jelantah. Kami ingin memastikan desain keberlanjutan ini memiliki tata kelola yang baik sehingga pemberdayaan masyarakat yang dibangun dapat berjalan kuat dan terukur,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, T.CARE secara spesifik memetakan rencana aksi nyata yang akan diimplementasikan mulai tahun 2026, yang meliputi penyediaan Infrastruktur Pengelolaan Jelantah, Sistem Monitoring Digital, hingga Pendampingan ECO ACT.
Melalui sinergi bersama DLH DKI Jakarta, Kementerian Perindustrian, dan berbagai mitra industri, T.CARE optimis dapat berperan dalam mendongkrak Indeks Kinerja Lingkungan Jakarta yang saat ini berada di angka 54,57. Keikutsertaan ini menjadi bukti nyata komitmen T.CARE dalam menyelaraskan pertumbuhan ekonomi rakyat dengan keberlanjutan ekosistem perkotaan.
Baca lainnya:
Fasilitator FGD Bukan Sekadar MC: Seni Menggali, Merangkai, dan Menjaga Ruang Diskusi Tetap Setara
PROPER 2025 sebagai Kompas Kinerja Lingkungan BUMN: Dari Kepatuhan Menuju Transformasi ESG





